Home Hukum Ketua Mahkamah Agung Tekankan Integritas dan Independensi Peradilan Saat Pembinaan Aparatur Pengadilan di Sulawesi Selatan

Ketua Mahkamah Agung Tekankan Integritas dan Independensi Peradilan Saat Pembinaan Aparatur Pengadilan di Sulawesi Selatan

83
0
SHARE
Ketua Mahkamah Agung Tekankan Integritas dan Independensi Peradilan Saat Pembinaan Aparatur Pengadilan di Sulawesi Selatan

Makassar – Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia memberikan pembinaan kepada para pimpinan, hakim, panitera, dan sekretaris Pengadilan Tingkat Banding serta Pengadilan Tingkat Pertama se-wilayah Sulawesi Selatan di Gedung Pengadilan Tinggi Makassar, Kamis (9/7).

Kegiatan pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya Mahkamah Agung untuk memperkuat profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan lembaga peradilan dalam menjalankan fungsi penegakan hukum.

Dalam arahannya, Ketua Mahkamah Agung menegaskan pentingnya seluruh aparatur peradilan menjaga independensi dan integritas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan hanya dapat terwujud apabila setiap insan peradilan mampu bekerja secara jujur, profesional, dan bebas dari segala bentuk intervensi.

Ketua Mahkamah Agung juga mengingatkan seluruh pimpinan, hakim, panitera, dan sekretaris pengadilan agar senantiasa menghindari segala bentuk perilaku menyimpang yang dapat mencederai marwah serta merusak citra lembaga peradilan.

Ia menekankan bahwa setiap aparatur pengadilan memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kehormatan institusi melalui penerapan nilai-nilai etika, akuntabilitas, dan pelayanan yang berkeadilan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Mahkamah Agung berharap seluruh aparatur peradilan di wilayah Sulawesi Selatan semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan badan peradilan yang agung, berintegritas, profesional, transparan, dan dipercaya oleh masyarakat.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan tersebut dapat diakses melalui situs resmi Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Redaktur : Herman Ahong