Bidikperistiwa.my.id //.SUKABUMI — Puluhan santri dari Pondok Pesantren Modern Assalam Putra bersama para asatidz melakukan kunjungan edukatif ke Lapas Kelas IIA Warungkiara pada Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi para santri untuk mengenal lebih dekat sistem pemasyarakatan sekaligus memahami pentingnya pembinaan moral dan karakter.
Dalam kegiatan itu, para santri diajak meninjau langsung berbagai program pembinaan yang dijalankan di lingkungan lapas. Mulai dari pembinaan kepribadian, pendidikan, hingga kegiatan kemandirian yang berlangsung di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Suasana penuh antusias tampak saat para santri berinteraksi dengan warga binaan, anak-anak Pramuka binaan lapas, hingga melihat langsung sejumlah blok hunian warga binaan. Kunjungan tersebut memberikan pengalaman dan wawasan baru mengenai kehidupan di dalam lembaga pemasyarakatan.
Melalui kegiatan edukatif ini, para santri mendapat pemahaman bahwa lembaga pemasyarakatan bukan hanya tempat menjalani hukuman, melainkan juga tempat pembinaan dan perbaikan diri agar warga binaan dapat kembali diterima di tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, mengatakan bahwa sistem pemasyarakatan saat ini mengedepankan pendekatan yang humanis dan edukatif.
“Lapas bukan sekadar tempat menjalani pidana, tetapi tempat pembinaan, pembelajaran, dan pembentukan karakter agar warga binaan dapat kembali diterima di tengah masyarakat,” ujarnya.
Selain menjadi sarana pengenalan sistem pemasyarakatan, kegiatan tersebut juga memberikan pesan moral kepada para santri mengenai pentingnya menjaga perilaku, meningkatkan disiplin, dan menjauhi tindakan yang melanggar hukum.
Pihak Lapas Kelas IIA Warungkiara berharap melalui kunjungan ini dapat tumbuh pemahaman positif di kalangan generasi muda terkait fungsi pemasyarakatan sebagai tempat perubahan, pembinaan, dan harapan baru bagi warga binaan.
Sumber: Humas Lapas Kelas IIA Warungkiara
Redaksi










LEAVE A REPLY