SAMARINDA, 21 Maret 2026 – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, memberikan tanggapan atas pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait polemik pengadaan mobil dinas mewah senilai Rp 8,5 miliar di tengah upaya efisiensi anggaran negara.
Pernyataan Presiden tersebut sebelumnya disampaikan dalam sebuah wawancara bersama sejumlah ahli dan memicu perhatian luas dari masyarakat, termasuk menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Menanggapi hal itu, Rudy menyampaikan apresiasi atas teguran yang disampaikan oleh Kepala Negara. Ia juga mengakui pentingnya peran masyarakat Kalimantan Timur dalam memberikan kritik dan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah.
“Terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur yang telah mengingatkan. Pernyataan Bapak Presiden tentu menjadi pengingat bagi seluruh kepala daerah di Indonesia bahwa tanggung jawab kita sangat besar dalam mengelola anggaran,” ujar Rudy usai melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Islamic Center Samarinda, Sabtu (21/03/2026).
Lebih lanjut, Rudy menegaskan bahwa polemik terkait pengadaan mobil dinas jenis Range Rover telah diselesaikan sepenuhnya. Ia menjelaskan bahwa proses pembatalan hingga pengembalian kendaraan telah dilakukan sejak awal Maret 2026, termasuk penyelesaian seluruh administrasi yang diperlukan.
“Alhamdulillah, pada 2 Maret kami telah mengumumkan pembatalan, dan seluruh administrasi terkait telah diselesaikan. Kelengkapan administrasi final rampung pada 11 Maret, dan saat ini kita sudah memasuki tanggal 21,” jelasnya.(Red)










LEAVE A REPLY