Home Kriminal WNA Asal Iran Diduga Bunuh Istri Siri di Cipayung, Pelaku Ditangkap Saat Kabur Ke Arah Tol Merak

WNA Asal Iran Diduga Bunuh Istri Siri di Cipayung, Pelaku Ditangkap Saat Kabur Ke Arah Tol Merak

45
0
SHARE
WNA Asal Iran Diduga Bunuh Istri Siri di Cipayung, Pelaku Ditangkap Saat Kabur Ke Arah Tol Merak

JAKARTA TIMUR, 21 Maret 2026 – Kasus pembunuhan menghebohkan terjadi di kawasan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Seorang warga negara asing (WNA) asal Iran berinisial FD diduga menghabisi nyawa istri sirinya, Dewhinta Anggary (36), yang diketahui merupakan cucu dari seniman Betawi legendaris, Mpok Nori.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh pihak keluarga pada Sabtu (21/03/2026) sekitar pukul 03.00 WIB di rumah kontrakan mereka. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban mengalami luka di bagian kepala dan leher. Jasad korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk keperluan autopsi.

Kanit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Cipayung, Iptu Edy Handoko, membenarkan bahwa peristiwa tersebut merupakan kasus pembunuhan. Ia menyebutkan, motif sementara diduga berkaitan dengan persoalan ekonomi serta konflik dalam hubungan asmara pernikahan siri keduanya.

Pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian saat berupaya melarikan diri. Ia ditangkap di ruas tol arah Merak pada Sabtu siang sekitar pukul 13.30 WIB. Saat ini, pelaku telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Karena pelaku berstatus WNA, penanganan kasus ini sepenuhnya ditangani oleh pihak Polda Metro Jaya.

Salah satu anggota keluarga korban, Sania Destiani (16), mengungkapkan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh ibu dan adik laki-lakinya. Saat itu, keluarga datang untuk membangunkan korban, namun mendapati pintu rumah dalam kondisi terkunci.

“Adiknya masuk lewat jendela yang kebetulan terbuka, lalu membukakan pintu. Di dalam, kakak sudah tergeletak di lantai,” ujarnya.

Keluarga juga melihat adanya luka akibat kekerasan di bagian leher dan tubuh atas korban, serta bercak darah di sekitar tempat tidur. Setelah memastikan kondisi tersebut, pihak keluarga segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Hingga kini, aparat kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk mengungkap secara pasti kronologi dan motif di balik peristiwa tragis ini.(Red)