Home Pemerintah Prabowo Tegur Pengadaan Mobil Dinas Mewah, Tekankan Efisiensi Anggaran Untuk Rakyat

Prabowo Tegur Pengadaan Mobil Dinas Mewah, Tekankan Efisiensi Anggaran Untuk Rakyat

52
0
SHARE
Prabowo Tegur Pengadaan Mobil Dinas Mewah, Tekankan Efisiensi Anggaran Untuk Rakyat

Hambalang - 19 Maret - 2026 - Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap rencana pengadaan mobil dinas bernilai Rp8,5 miliar untuk Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud. Ia menilai kebijakan tersebut tidak mencerminkan kepekaan terhadap kondisi masyarakat yang masih membutuhkan banyak pembangunan dasar.

Dalam pertemuan kerja di Hambalang pada Kamis siang, Presiden menegaskan bahwa penggunaan anggaran negara harus berorientasi pada kepentingan publik. Ia menyoroti ketimpangan antara nilai kendaraan dinas yang diusulkan dengan realitas di lapangan, di mana masih banyak daerah yang kekurangan infrastruktur penting.

Sebagai perbandingan, Prabowo mengungkapkan bahwa kendaraan dinas yang digunakannya, yakni Maung Garuda produksi dalam negeri, memiliki harga dasar sekitar Rp700 juta. Meski telah dilengkapi fitur keamanan tambahan, total nilainya hanya berkisar Rp1 miliar.

Menurutnya, sikap sederhana dan bijak dalam menggunakan anggaran merupakan bagian penting dari kepemimpinan yang bertanggung jawab. Ia menilai pengeluaran untuk fasilitas mewah yang tidak esensial justru dapat mengurangi alokasi bagi sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Presiden juga menekankan pentingnya mendukung industri nasional melalui penggunaan produk dalam negeri. Ia berharap langkah tersebut dapat mendorong kemandirian teknologi serta mengurangi ketergantungan pada produk impor.

Menindaklanjuti arahan tersebut, pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan pembatalan rencana pengadaan mobil dinas mewah tersebut. Evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan anggaran dinas juga akan dilakukan guna memastikan setiap kebijakan selaras dengan prinsip efisiensi dan akuntabilitas.

Sebagai langkah sementara, Gubernur Rudy Mas’ud disebut akan menggunakan kendaraan pribadi untuk menunjang aktivitas kedinasannya hingga ditemukan solusi yang lebih tepat dan ekonomis. (red)