Home Ekonomi Indocement Guyur Dividen Rp1,54 Triliun, Buyback Rp 750 Miliar Resmi Disetujui

Indocement Guyur Dividen Rp1,54 Triliun, Buyback Rp 750 Miliar Resmi Disetujui

65
0
SHARE
Indocement Guyur Dividen Rp1,54 Triliun, Buyback Rp 750 Miliar Resmi Disetujui

Bidikperistiwa.my.id //.Jakarta, 21 Mei 2026 – Emiten semen nasional PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk kembali menunjukkan performa bisnis yang solid sepanjang tahun buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta pada Kamis (21/5/2026), para pemegang saham menyepakati pembagian dividen tunai senilai Rp1,536 triliun atau setara Rp468 per saham.

Pembagian dividen tersebut berasal dari laba bersih Perseroan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,25 triliun. Sekitar 68 persen laba dibagikan kepada pemegang saham, sementara sisanya dialokasikan sebagai laba ditahan guna mendukung pengembangan usaha perusahaan.

Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Adapun jadwal cum dan ex-dividen di pasar reguler serta negosiasi berlangsung pada 3-4 Juni 2026, sedangkan untuk pasar tunai pada 5-8 Juni 2026. Pembayaran dividen dijadwalkan mulai 19 Juni 2026.

Selain agenda pembagian dividen, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di hari yang sama juga menyetujui aksi pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp750 miliar. Program buyback tersebut akan berlangsung selama satu tahun, mulai 22 Mei 2026 hingga 21 Mei 2027.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham turut menyetujui pengurangan modal Perseroan melalui penarikan kembali sebanyak 84,53 juta saham hasil buyback periode 2021-2022. Setelah pengurangan modal dilakukan, modal ditempatkan dan disetor Perseroan tercatat menjadi Rp1,715 triliun.

RUPST juga menetapkan sejumlah perubahan susunan pengurus perusahaan. Roberto Callieri kembali dipercaya menjabat Komisaris Utama hingga 2029. Sementara Hasan Imer resmi mengundurkan diri dari jajaran Direksi dan posisinya digantikan Benny Setiawan Santoso untuk melanjutkan sisa masa jabatan. Selain itu, Jose Maria Magrina Vadillo ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama efektif mulai 1 September 2026.

Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Hasan Imer selama lebih dari satu dekade di Perseroan. Menurutnya, Hasan berperan penting dalam berbagai proyek strategis perusahaan, termasuk pembangunan Pabrik 14, peningkatan kapasitas produksi di Cirebon dan Citeureup, hingga pengembangan produk Semen Rajawali dan Mortar Tiga Roda.

Sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. saat ini mengoperasikan 14 pabrik milik sendiri serta dua pabrik dan satu grinding mill sewaan dengan total kapasitas produksi mencapai 33,5 juta ton semen per tahun.

Langkah pembagian dividen jumbo, aksi buyback bernilai besar, serta restrukturisasi jajaran manajemen dinilai menjadi sinyal optimisme Perseroan dalam menjaga kinerja dan memperkuat posisi bisnis sepanjang 2026.(MY)