Home Kabar Daerah Jembatan Siliwangi Tegalbuled Ambruk, Warga Tercebur ke Sungai Saat Melintas

Jembatan Siliwangi Tegalbuled Ambruk, Warga Tercebur ke Sungai Saat Melintas

33
0
SHARE
Jembatan Siliwangi Tegalbuled  Ambruk, Warga Tercebur ke Sungai Saat Melintas

SUKABUMI — Aktivitas warga di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, mendadak terganggu setelah jembatan gantung yang menjadi penghubung utama antarwilayah ambruk pada Kamis (2/4/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi saat sejumlah warga tengah melintas menggunakan sepeda motor.

Insiden yang berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB di Kampung Lingkungsari, Desa Sumberjaya, dipicu oleh putusnya tali seling penopang bagian atas jembatan. Struktur jembatan yang dikenal sebagai Jembatan Siliwangi itu sempat terlihat miring sebelum akhirnya tidak lagi dapat digunakan.

Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, saat kejadian terdapat lima sepeda motor yang melintas secara bersamaan. Beban yang bertumpu diduga melebihi kapasitas kekuatan tali seling, hingga akhirnya menyebabkan konstruksi jembatan gagal menahan beban.

Akibatnya, satu sepeda motor beserta pengendaranya terjatuh ke aliran Sungai Cibugel. Sementara kendaraan lainnya tertahan di badan jembatan yang sudah dalam kondisi tidak stabil. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut langsung bergerak cepat melakukan pertolongan dengan perahu sederhana.

Sebanyak lima orang dilaporkan sempat terjatuh ke sungai. Mereka adalah Dera (30), Sumarni (27), Dinda (6), Tutang (42), dan Fitri (35). Seluruh korban berhasil diselamatkan dan segera mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Tegalbuleud. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, para korban hanya mengalami luka ringan.

Sejumlah saksi mata mengungkapkan bahwa sebelum insiden terjadi, kondisi jembatan terlihat normal. Namun, suara mencurigakan sempat terdengar dari bagian atas jembatan sesaat sebelum tali seling putus dan struktur kehilangan keseimbangan.

Petugas gabungan bersama unsur terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi korban dan pengamanan area. Masyarakat pun diimbau untuk tidak menggunakan jembatan tersebut hingga ada perbaikan lebih lanjut.

Jembatan gantung sepanjang sekitar 50 meter dengan lebar 120 sentimeter itu sebelumnya telah direhabilitasi dan diresmikan pada September 2022. Selama ini, jembatan tersebut menjadi akses vital yang menghubungkan Kampung Lingkungsari dengan Kampung Cisalak di Kedusunan Kiarasapi.

Sebagai langkah sementara, warga kini memanfaatkan perahu untuk menyeberangi Sungai Cibugel guna menunjang aktivitas harian. Pemerintah daerah melalui BPBD Kabupaten Sukabumi juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.(Red)