Home Kabar Daerah Warga Tandu Pasien 7 Kilometer, Akses Jalan Rusak di Lakkese Dipertanyakan

Warga Tandu Pasien 7 Kilometer, Akses Jalan Rusak di Lakkese Dipertanyakan

31
0
SHARE
Warga Tandu Pasien 7 Kilometer, Akses Jalan Rusak di Lakkese Dipertanyakan

Polewali Mandar – Kondisi jalan rusak yang telah lama dikeluhkan warga Dusun Lakkese, Desa Patambanua, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kembali menjadi sorotan. Buruknya akses menuju kampung tersebut memaksa warga melakukan upaya darurat untuk menyelamatkan salah satu warga yang sakit parah.

Peristiwa itu terjadi ketika Hamma Gariting, warga Dusun Lakkese, mengalami sakit serius dan membutuhkan penanganan medis segera. Namun, akses jalan menuju dusun yang biasa dilalui kendaraan jenis Hartop tidak dapat digunakan karena kerusakan parah. Kondisi tersebut membuat kendaraan tidak bisa masuk ke wilayah itu.

Dalam situasi mendesak, warga akhirnya berinisiatif menandu Hamma Gariting sejauh kurang lebih 7 kilometer. Perjalanan itu harus ditempuh dengan berjalan kaki melewati hutan dan menyeberangi sungai demi mencapai lokasi yang dapat dijangkau kendaraan menuju fasilitas kesehatan.

Kepala Dusun Lakkese, Daeng Maloga, mengatakan aksi gotong royong warga tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat terhadap sesama.

“Ini bukan hanya soal menyelamatkan nyawa Hamma Gariting, tetapi juga menggambarkan kuatnya kebersamaan warga. Kami saling membantu karena kondisi memaksa,” ujarnya.

Perjuangan warga menandu pasien melewati medan berat itu juga menjadi perhatian masyarakat di Desa Patambanua. Banyak pihak menilai kejadian tersebut mencerminkan sulitnya akses transportasi yang selama ini dialami warga Dusun Lakkese.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jalan menuju kampung mereka. Pasalnya, kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan warga apabila terjadi keadaan darurat seperti sakit atau persalinan.

Saat ini Hamma Gariting dilaporkan telah mendapatkan penanganan medis. Meski demikian, peristiwa tersebut meninggalkan pertanyaan besar bagi masyarakat setempat mengenai kapan perbaikan infrastruktur jalan akan direalisasikan.

Warga Dusun Lakkese berharap pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dapat mendengar aspirasi mereka dan segera memperhatikan akses jalan yang telah puluhan tahun menjadi keluhan masyarakat.

“Setidaknya jika jalan diperkeras agar bisa dilalui kendaraan, itu sudah sangat membantu. Kami hanya ingin akses yang layak agar ketika ada warga sakit atau ibu yang akan melahirkan, mereka bisa segera mendapatkan pertolongan,” ungkap salah satu warga.

Red