Bidikperistiwa.my.id //.SURABAYA – Kiprah Dr. Teguh S. Utomo, S.Psi., S.H., M.H., M.M. dalam dunia bela diri internasional terus menunjukkan pengaruh yang signifikan. Sosok yang dikenal aktif membina dan mengembangkan martial arts modern ini dinilai berhasil memperkuat jaringan serta eksistensi seni bela diri di kawasan Asia Pasifik hingga tingkat dunia. 25/5/2026
Dalam dunia organisasi bela diri internasional, Dr. Teguh memegang peranan strategis sebagai Sekretaris Jenderal (General Secretary) sekaligus Presiden Asia Pasifik pada International Budokai Union (I.B.U), organisasi dunia yang menaungi berbagai aliran seni bela diri dari sejumlah negara. Melalui posisinya tersebut, ia aktif membangun komunikasi, pembinaan, dan kolaborasi antarpraktisi martial arts lintas negara.
Pengabdian panjangnya di bidang Karate turut mengantarkannya memperoleh gelar kehormatan tertinggi “Hanshi”. Predikat tersebut diberikan kepada tokoh yang dinilai memiliki dedikasi, pengalaman, integritas, serta kontribusi besar terhadap perkembangan Karate di tingkat internasional. Gelar itu sekaligus menegaskan perannya sebagai salah satu figur penting dalam pengembangan Kyokushin Karate.
Tidak hanya fokus pada Karate, Dr. Teguh juga dikenal menguasai sejumlah disiplin seni bela diri Jepang lainnya. Pada cabang Japanese Jujutsu, ia menyandang tingkatan Black Belt 4th Dan, sementara dalam Aikido ia berhasil meraih sabuk hitam 2nd Dan. Kemampuan lintas disiplin tersebut memperlihatkan kedalaman pengalaman dan konsistensinya dalam mendalami martial arts selama bertahun-tahun.
Di kalangan praktisi bela diri internasional, sosok Dr. Teguh dikenal sebagai pembina yang aktif menanamkan nilai disiplin, sportivitas, kehormatan, serta persaudaraan antarpraktisi bela diri. Kontribusinya dinilai tidak hanya berdampak pada pengembangan teknik dan organisasi, tetapi juga dalam mempererat hubungan komunitas martial arts di berbagai negara.
Keaktifannya di panggung internasional menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat perkembangan seni bela diri Asia Pasifik di tengah persaingan dan dinamika dunia martial arts global yang terus berkembang.
Asep lodaya










LEAVE A REPLY